Menilai Potensi Kandidat – Bagian 2: Syarat-Syarat Penilaian yang Efektif

Penanganan yang salah dalam menilai karyawan internal akan menjadi kontra produktif. Jadi apa saja syarat-syarat dalam menuju proses penilaian internal yang efektif?

Kata kuncinya ialah..

transparansi, konsistensi, dan kelengkapan.

Istilah ‘Penilaian’ dalam perusahaan atau organisasi harus sistematis, didokumentasikan, didukung oleh aturan dan prosedur yang berlaku, serta dikomunikasikan dengan baik. Fokus akan syarat-syarat penilaian yang efektif akan membuka keuntungan lain untuk organisasi. Tidak hanya laporan hasil penilaian individu yang didapat, tetapi juga penggunaan nyata proses sistematis yang konsisten ketika membentuk kesimpulan dan membuat keputusan yang merupakan pesan penting untuk pemimpin dalam memperkuat nilai-nilai dan prinsip perusahaan. Hal tersebut menyampaikan pesan meritrokrasi dengan jelas. Berikut spesifikasi syarat-syarat penilaian yang efektif:

  • Hakekat target pekerjaan atau tugas
  • Nilai-nilai pribadi, sifat pribadi, perilaku yang akan mengarah pada kinerja yang sukses
  • Latar belakang pendidikan, kualifikasi, dan pengalaman yang dibutuhkan
  • Penggunaan alat dan proses penilaian mencakup semua yang disebutkan diatas

Syarat tersebut membentuk spesifikasi pekerjaan lengkap yang memungkinkan pengukuran objektif pada para kandidat dalam bersaing mendapatkan jabatan.

Menarik untuk dicatat bahwa banyak perusahaan berjuang untuk menjadi ‘world-class’. Di dalam bagian Manajemen SDM, terdapat dua faktor yang secara konsisten mengarah ke keadaan dimana perusahaan menunjukkan SDM yang ‘World-Class’.

  • Faktor pertama adalah bahwa fungsi SDM yang World-Class fokus pada pengukuran sebagai paham – mencari langkah tepat dan berusaha keras dalam setiap aktifitas, sehingga kesuksesan dan kelemahan dapat diukur secara akurat.
  • Kedua, Fungsi SDM yang World-Class menggunakan teknologi dan efek yang sangat bagus untuk mendukung aktifitas mereka. Melakukan pendekatan yang telah dipikirkan dan diinformasikan untuk setiap penilaian akan memungkinkan karyawan menggunakan langkah-langkah tersebut dalam mengambil keputusan dan menggunakan teknologi (Penilaian Online, Self atau Multi-rater) yang merupakan contoh baik untuk ini.

Pada akhirnya, syarat untuk penggunaan alat penilaian yang efektif memang sulit dilaksanakan, namun terpercaya secara gaya manajemen dan budaya. Budaya tersebut menyatakan kepercayaan yang konsisten dimana penilaian objektif dan pengambilan keputusan memberikan keuntungan baik bagi karyawan maupun perusahaan. Penggunaan alat dan proses penilaian yang transparan memperkuat nilai-nilai keuntungan tersebut.